Site icon Digital Polar

Cluster Computing

cluster computing

Cluster Computing sangat banyak digunakan di aplikasi pada tahun 2022 ini. Semakin tahun ke tahun, pemakaian tenaga komputasi semakin membesar. Hal ini juga disebut sebagai Moore’s Law. Salah satu cara perusahaan besar melakukan memperbesar tenaga komputasi tersebut merupakan Cluster Computing.

Apa itu Cluster Computing ?

Cluster Computing adalah kumpulan komputer yang terhubung dengan erat atau longgar yang digunakan untuk bekerja sama sehingga mereka bertindak untuk melakukan tugas yang sama. Komputer yang terhubung menjalankan operasi bersama-sama sehingga menciptakan ide sistem tunggal. Cluster tersebut umumnya terhubung melalui Local Area Network (LAN).

Mengapa Cluster Computing penting ?

Jenis-jenis Cluster Computing:

1. Cluster HP (High Performance)

Cluster HP (High Performance) menggunakan cluster komputer dan superkomputer untuk memecahkan masalah tingkat komputasi yang lebih lanjut. Mereka digunakan untuk melakukan fungsi yang membutuhkan node untuk berkomunikasi saat mereka melakukan pekerjaan mereka. Mereka dirancang untuk memanfaatkan kekuatan pemrosesan paralel dari beberapa node.

2. Load-Balancing Cluster

Permintaan/request yang masuk didistribusikan untuk sumber daya di antara beberapa node yang menjalankan program serupa atau memiliki konten serupa. Ini mencegah setiap node menerima jumlah tugas yang tidak proporsional. Jenis distribusi ini umumnya digunakan di lingkungan web-hosting.

3. Cluster HA (High Availability)

Cluster HA (High Availability) dirancang untuk mempertahankan node redundan yang dapat bertindak sebagai sistem cadangan jika terjadi kegagalan.

Layanan komputasi yang konsisten seperti aktivitas bisnis, database yang rumit, layanan pelanggan seperti situs web elektronik dan distribusi file jaringan disediakan. Mereka dirancang untuk memberikan ketersediaan data tanpa gangguan kepada pelanggan.

Jika adanya node yang gagal untuk memproses komputasi, servis tersebut bisa diganti oleh node lain tanpa meng-efek aktivitas yang diberikan.

4. Parallel/Distributed Processing Cluster

Parallel/Distributed Processing Cluster adalah sistem di mana beberapa prosesor berbagi
memori tunggal dan antarmuka bus dalam satu komputer.

Dengan munculnya kecepatan tinggi, teknologi low-switching latency, komputer dapat saling berhubungan untuk membentuk cluster pemrosesan paralel.

Jenis cluster ini meningkatkan ketersediaan, kinerja, and scalability for applications, particularly computationally or data intensive tasks.

Di sini, sistem tersebut menggunakan sejumlah nodes untuk mengerahkan tenaga komputasi yang spesifik untuk menyelesaikan masalah/tugas tersebut.

Klasifikasi Cluster Computing :

1. Open Cluster :

IP dibutuhkan oleh setiap node dan hanya dapat diakses melalui internet atau web. Jenis cluster ini menyebabkan peningkatan masalah keamanan.

2. Closed Cluster :

Node tersembunyi di balik node gateway, bertujuan untuk meningkatan perlindungan server. Closed Cluster membutuhkan lebih sedikit alamat IP dan sangat bagus untuk tugas komputasi yang intensif.

Arsitektur Cluster Computing :

Komponen dari Cluster Computing :

Keuntungan dari Cluster Computing :

Kekurangan dari Cluster Computing :

Aplikasi Cluster Computing :

Perbedaan antara Grid, Cloud, dan Cluster Computing

  1. Secara sederhananya, cloud computing menyediakan penyimpanan data, sumber daya, dan daya bagi pengguna akhir. Ini sesuai permintaan dan sering kali tidak memerlukan manajemen langsung. Pengelolaan sistem diurus oleh penyedia cloud itu sendiri.
  2. Grid computing mengacu pada sekelompok komputer yang bekerja bersama sebagai bagian dari satu sistem, dihubungkan oleh jaringan pusat. Grid computing juga memiliki nama lain yang sering disebut juga dengan sebutan supercomputer. Sistem ini biasanya diterapkan ketika sebuah organisasi perlu melakukan tugas dengan dataset yang besar. Contoh proyek yang mudah ditangani oleh grid computing adalah pemodelan cuaca. Meskipun komputer dalam sistem grid biasanya didistribusikan secara geografis, namun tidak selalu demikian.
  3. Cluster computing mengacu pada beberapa komputer pada satu jaringan dengan tujuan untuk bekerja bersama. Komputer individu pada jaringan ini sering disebut juga dengan node. Penggunaan cluster computing beragam, tetapi secara keseluruhan, sistem ini ideal untuk organisasi yang memiliki tujuan untuk meningkatkan tenaga daya komputasi yang lebih tinggi dan jaringan keamanan yang ditingkatkan.
Exit mobile version